Daftar & Kondisi Wilayah Zaman Liraya
Daftar & Kondisi Wilayah Zaman Liraya adalah halaman yang memuat gambaran umum mengenai wilayah-wilayah penting di Terra dan luar Terra setelah terjadinya Sangkala Purba.
Zaman Liraya adalah masa ketika dunia lama runtuh, batas negara melemah, jaringan komunikasi global terputus, Arka muncul secara luas, monster menyebar, ras lain mulai hadir, dan banyak wilayah berubah menjadi reruntuhan, zona liar, atau kawasan yang belum dipetakan ulang.
Wilayah pada halaman ini tidak selalu menggambarkan kondisi pasti. Banyak data berasal dari peta lama Zaman Futuristik Akhir, laporan terakhir sebelum Ambang Komunikasi, arsip KGT, catatan Militer Nasional, informasi Serikat, rumor penyintas, dan hasil ekspedisi terbatas.
Setelah Ambang Komunikasi terjadi, manusia Terra tidak lagi memiliki jaringan informasi global yang stabil. Sebagian besar masyarakat hanya mengetahui kondisi wilayah sekitar mereka. Kondisi pulau lain, benua lain, negara lain, orbit Terra, Bulan Terra, dan Areska hanya dapat dipastikan melalui ekspedisi langsung.
Karena itu, peta Zaman Liraya bukan peta kepastian, melainkan peta ingatan dunia lama yang dipakai manusia untuk menebak bentuk dunia baru.
Catatan Informasi Wilayah
Pada Zaman Liraya, kondisi wilayah dibagi berdasarkan dua sudut pandang utama.
Kondisi Terakhir Diketahui
Kondisi Terakhir Diketahui adalah informasi yang masih sempat tercatat sebelum Ambang Komunikasi terjadi. Informasi ini dapat berasal dari laporan pemerintah, KGT, Militer Nasional, Serikat, satelit, koloni luar Terra, pengamatan lokal, atau pesan terakhir dari wilayah tertentu.
Contoh:
Benua barat diketahui mengalami kehancuran berat akibat hantaman meteor.
Bulan Terra diketahui rusak parah, tetapi manusia di sana masih berjuang bertahan melawan monster.
Koloni Orbit Caelith diketahui mengalami kerusakan besar dan kemunculan monster sebelum kontak terputus.
Areska diketahui mengalami kerusakan dan kemunculan monster sebelum komunikasi benar-benar hilang.
Kondisi Setelah Ambang Komunikasi
Kondisi Setelah Ambang Komunikasi adalah keadaan sebenarnya setelah seluruh jaringan komunikasi utama runtuh. Dalam banyak kasus, kondisi ini tidak diketahui.
Suatu wilayah dapat saja tercatat hancur dalam laporan terakhir, tetapi masih memiliki penyintas. Wilayah yang dianggap aman dapat berubah menjadi kawasan monster. Wilayah yang tidak terdengar kabarnya dapat saja membangun komunitas baru tanpa diketahui dunia luar.
Karena itu, hampir semua wilayah besar pada Zaman Liraya dianggap belum dipetakan ulang secara penuh.
Kondisi Umum Terra
Setelah Sangkala Purba, Terra tidak lagi dapat dipahami seperti dunia lama.
Negara-negara masih dikenal melalui nama, sejarah, peta lama, dan sisa pemerintahan, tetapi batas politiknya melemah. Banyak kota besar runtuh, jalur logistik terputus, laut menjadi berbahaya, langit tidak lagi sepenuhnya dapat dikuasai manusia, dan wilayah luar Terra kehilangan hubungan dengan planet asalnya.
Sebagian wilayah tetap memiliki pusat manusia yang bertahan. Namun di luar wilayah yang masih dijaga, banyak kawasan berubah menjadi reruntuhan, hutan liar, sarang monster, zona Arka, desa terbengkalai, jalur mati, atau wilayah yang tidak lagi bisa dipetakan dengan cara lama.
Manusia dan ras lain sangat sulit bepergian antardaerah. Perjalanan jauh membutuhkan pengawalan, pengetahuan medan, izin wilayah, kemampuan Arka, logistik, dan perlindungan dari monster. Ekspedisi antarwilayah menjadi kegiatan berbahaya yang biasanya dilakukan oleh Serikat, Militer Nasional, KGT, atau kelompok khusus.
Kawasan Lama Terra
Kawasan lama adalah wilayah yang berasal dari pembagian negara dan kawasan pada akhir Zaman Futuristik. Pada Zaman Liraya, nama-nama ini masih dipakai sebagai referensi peta lama, tetapi kondisi aktualnya tidak selalu diketahui.
Khamrith
Khamrith adalah kawasan tropis daratan yang dipenuhi hutan, sungai besar, rawa, lembah, dan pegunungan.
Pada Zaman Futuristik Akhir, Khamrith memiliki banyak kota sungai, pusat pertanian, kawasan hutan, dan jalur perdagangan darat. Setelah Sangkala Purba, sebagian wilayahnya berubah menjadi hutan Arka liar, habitat monster, dan jalur migrasi penyintas.
Kondisi terakhir diketahui:
Banyak wilayah pedalaman Khamrith kehilangan kontak. Hutan-hutan besar mengalami perubahan, monster muncul di jalur sungai, dan beberapa kota kecil ditinggalkan.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui secara penuh. Wilayah pinggir yang dekat pusat manusia mungkin masih memiliki penyintas, tetapi pedalaman Khamrith dianggap belum dipetakan ulang.
Tavaru
Tavaru adalah kawasan kepulauan dan maritim besar yang terdiri dari banyak pulau.
Pada Zaman Futuristik Akhir, Tavaru dikenal sebagai negara kepulauan strategis dengan pelabuhan, pusat maritim, kota pulau, akademi, pertahanan laut, dan jalur perdagangan antarpulau.
Setelah Sangkala Purba, Tavaru tidak sepenuhnya hancur, tetapi mengalami isolasi berat. Monster laut, badai Arka, kapal hilang, rusaknya pelabuhan, dan putusnya komunikasi membuat pulau-pulau Tavaru sulit saling membantu.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa pulau pusat seperti Veyranta masih bertahan, tetapi banyak pulau luar kehilangan kontak. Laut di sekitar Tavaru menjadi sangat berbahaya.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Sebagian wilayah lokal masih diketahui oleh penduduk setempat, tetapi kondisi pulau-pulau jauh tidak dapat dipastikan tanpa ekspedisi laut besar.
Lianor
Lianor adalah kawasan daratan besar dengan kota tua, sungai panjang, pertanian, dan pedalaman luas.
Pada Zaman Liraya, banyak kota besar Lianor mengalami kerusakan akibat serangan monster, runtuhnya jalur logistik, dan bencana geografi. Namun wilayah pedalaman tertentu masih mungkin menjadi tempat bertahan manusia.
Kondisi terakhir diketahui:
Pusat kota besar mengalami kekacauan. Beberapa jalur sungai berubah menjadi jalur monster dan pengungsi.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Lianor dianggap sebagai wilayah luas yang membutuhkan pemetaan ulang.
Orkhadan
Orkhadan adalah kawasan stepa, dataran terbuka, padang luas, dan jalur darat panjang.
Setelah Sangkala Purba, wilayah terbuka Orkhadan menjadi jalur migrasi monster besar. Banyak permukiman sulit bertahan karena kurang perlindungan alam dan jarak antarkota yang jauh.
Kondisi terakhir diketahui:
Banyak jalur darat utama lumpuh. Monster besar terlihat bergerak melintasi dataran terbuka.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Beberapa komunitas nomaden atau benteng kecil mungkin masih bertahan, tetapi tidak ada pemetaan pasti.
Hanyul
Hanyul adalah kawasan semenanjung padat dengan kota-kota besar, fasilitas lama, jalur bawah tanah, dan pusat teknologi.
Pada Zaman Liraya, Hanyul menjadi salah satu wilayah timur yang cepat berubah menjadi kawasan monster. Kepadatan kota, banyaknya bangunan bertingkat, jalur bawah tanah, fasilitas energi, dan runtuhnya evakuasi membuat monster berkembang cepat di dalam reruntuhan.
Kondisi terakhir diketahui:
Banyak kota berubah menjadi perangkap reruntuhan. Monster muncul dari jalur bawah tanah, pusat kota, dan zona retakan.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Hanyul dianggap sebagai salah satu kawasan timur yang paling berbahaya untuk ekspedisi.
Mikazuru
Mikazuru adalah kawasan kepulauan timur yang rawan gempa, tsunami, gunung api, dan aktivitas laut.
Setelah Sangkala Purba, Mikazuru mengalami kerusakan besar akibat gempa, tsunami, monster laut, dan perubahan gunung api. Beberapa kota pulau masih bertahan dalam isolasi, sementara wilayah pesisir banyak berubah menjadi reruntuhan.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa pulau mengalami tsunami besar. Cincin api Mikazuru menjadi lebih aktif dan tidak stabil.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Setiap pulau dapat memiliki kondisi berbeda.
Varyesk
Varyesk adalah kawasan utara yang luas, dingin, dan memiliki banyak fasilitas militer lama, kota industri, serta wilayah kosong.
Setelah Sangkala Purba, Varyesk menjadi wilayah berbahaya karena cuaca ekstrem, monster salju, radiasi lama, fasilitas tertutup, dan kota mati.
Kondisi terakhir diketahui:
Banyak permukiman utara terputus. Beberapa fasilitas militer lama tidak lagi mengirim laporan.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Varyesk dianggap sebagai kawasan dingin yang sulit ditembus.
Caelvaris
Caelvaris adalah kawasan barat-tengah dengan kota tua, pusat arsip, pelabuhan, sejarah politik panjang, dan jalur budaya besar.
Pada Zaman Liraya, Caelvaris menjadi salah satu pusat keruntuhan politik. Banyak kota tua rusak, arsip terpecah, pelabuhan jatuh, dan beberapa wilayah menjadi zona perebutan kekuasaan.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa kota besar kehilangan pemerintahan pusat. Banyak laporan konflik internal dan serangan monster.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Caelvaris diduga menyimpan banyak arsip lama yang belum ditemukan kembali.
Sahravand
Sahravand adalah kawasan gurun, dataran tinggi, lembah sungai tua, jalur energi, dan populasi padat.
Setelah Sangkala Purba, Sahravand menghadapi badai panas, badai pasir Arka, konflik sumber daya, migrasi besar, dan kemunculan monster gurun.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa kota oasis masih bertahan, tetapi banyak jalur gurun tidak dapat dilalui.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Wilayah ini sangat bergantung pada sumber air dan jalur aman.
Kairava
Kairava adalah kawasan selatan dengan sabana, dataran tinggi, pesisir, tambang, jalur pangan, dan wilayah alam luas.
Pada Zaman Liraya, Kairava menjadi kawasan penting karena sebagian wilayahnya masih memiliki sumber daya alam dan pangan. Namun hal itu juga membuatnya menjadi wilayah perebutan antara penyintas, monster, dan kelompok bersenjata.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa kota tambang dan jalur pangan masih aktif secara terbatas. Wilayah liar semakin meluas.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Kairava mungkin memiliki banyak komunitas penyintas yang tidak tercatat.
Norvheim
Norvheim adalah kawasan utara yang dingin, luas, dan kaya sumber daya alam.
Setelah Sangkala Purba, Norvheim menjadi semakin terisolasi. Jalur laut dingin, badai Arka, monster es, dan rusaknya jaringan komunikasi membuat wilayah ini sulit dijangkau.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa kota pelabuhan utara mengirim laporan kerusakan besar. Fasilitas tambang dan energi kehilangan kontak.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Norvheim dianggap sebagai wilayah keras yang masih mungkin menyimpan penyintas kuat.
Asterhold
Asterhold adalah kawasan barat laut dengan kota industri, dataran luas, fasilitas teknologi, dan pusat produksi lama.
Pada Zaman Liraya, Asterhold menjadi wilayah strategis karena masih memiliki sisa perlengkapan dunia lama. Banyak kelompok berusaha menguasai fasilitas industri dan gudang teknologi.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa fasilitas industri rusak, tetapi belum seluruhnya hancur. Konflik manusia dan monster meningkat.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Asterhold dapat menjadi wilayah penting jika fasilitas lamanya masih bisa dipulihkan.
Iskaryn
Iskaryn adalah kawasan es, kutub, laut dingin, dan fasilitas penelitian utara.
Setelah Sangkala Purba, Iskaryn semakin sulit dijangkau. Beberapa fasilitas penelitian hilang kontak, es berubah tidak stabil, dan fenomena Arka kutub mulai tercatat.
Kondisi terakhir diketahui:
Fasilitas penelitian terakhir mengirim laporan tentang perubahan es dan aktivitas makhluk tidak dikenal.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Iskaryn dianggap sebagai salah satu kawasan paling misterius di Terra.
Andaluz
Andaluz adalah kawasan hutan besar, sungai, dan ekosistem tropis luas.
Setelah Sangkala Purba, sebagian wilayah Andaluz berubah menjadi hutan raksasa yang sulit dimasuki. Tumbuhan Arka, monster hutan, kabut biologis, dan kemungkinan kemunculan ras alam membuat kawasan ini menjadi salah satu wilayah liar terbesar di Terra.
Kondisi terakhir diketahui:
Hutan Andaluz tumbuh semakin cepat dan banyak ekspedisi tidak kembali.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Andaluz dianggap sebagai kawasan hutan besar yang belum dipetakan ulang.
Wilayah Luar Terra
Wilayah luar Terra adalah kawasan yang berada di luar permukaan planet Terra, tetapi masih menjadi bagian dari peradaban manusia pada akhir Zaman Futuristik.
Sebelum Sangkala Purba, wilayah luar Terra berfungsi sebagai pusat transit, kota orbit, koloni, jalur ekonomi antariksa, fasilitas penelitian, pangkalan logistik, dan penghubung antara Terra, Bulan Terra, Gerbang Relai Areska, serta Planet Areska.
Setelah Sangkala Purba, wilayah luar Terra mengalami kerusakan besar. Ambang Langit, hujan meteor, runtuhnya sistem orbit, kemunculan monster, dan Ambang Komunikasi membuat wilayah luar Terra kehilangan hubungan dengan planet asalnya.
Bulan Terra
Bulan Terra adalah satelit alami Terra yang pernah menjadi wilayah penting bagi penelitian, pertahanan, pertambangan, terraformasi awal, dan pemukiman manusia luar Terra.
Sebelum Sangkala Purba, Bulan Terra memiliki kubah koloni, kota tertutup, tambang bawah permukaan, fasilitas riset, pangkalan pertahanan, dan jalur suplai dari Terra.
Kondisi terakhir diketahui:
Bulan Terra rusak parah. Banyak kubah perlindungan retak, kota bulan hancur, fasilitas logistik berhenti, dan monster muncul di beberapa wilayah. Manusia di Bulan Terra masih berjuang bertahan ketika kontak terakhir terjadi.
Setelah Ambang Langit, bantuan dari Terra tidak lagi dapat dikirim dengan mudah. Setelah Ambang Komunikasi, hubungan dengan Bulan Terra terputus.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Kemungkinan masih ada penyintas di bunker, tambang bawah permukaan, kubah tua, atau fasilitas tertutup yang masih memiliki cadangan energi.
Koloni Orbit Caelith
Koloni Orbit Caelith adalah kota orbit dan stasiun hunian raksasa yang berada di jalur orbit Terra.
Sebelum Sangkala Purba, Caelith berfungsi sebagai tempat tinggal koloni luar angkasa, pusat transit menuju Bulan Terra, pemberhentian kapal antariksa, pelabuhan orbit, kawasan perdagangan, tempat riset, dan simpul ekonomi antara Terra, Bulan Terra, serta jalur luar angkasa yang lebih jauh.
Caelith bukan sekadar stasiun kecil, melainkan kompleks besar yang memiliki modul hunian, dermaga kapal, area gravitasi buatan, fasilitas logistik, pusat perawatan kapal, ruang kendali, dan tempat tinggal pekerja orbit.
Kondisi terakhir diketahui:
Koloni Orbit Caelith mengalami kerusakan besar. Banyak modul hunian rusak akibat hujan meteor, sebagian cincin orbit patah, sistem gravitasi tidak stabil, jalur suplai terputus, dan beberapa fasilitas kehilangan daya.
Kondisi Caelith semakin buruk ketika monster dilaporkan muncul di dalam koloni saat Ambang Komunikasi hampir terjadi. Laporan terakhir dari Caelith menggambarkan kepanikan besar, jalur evakuasi yang penuh, modul yang disegel, pertempuran di koridor tertutup, serta warga dan petugas yang berusaha bertahan di tengah kerusakan sistem hidup buatan.
Jenis monster yang muncul di Caelith tidak diketahui. Tidak ada laporan lengkap yang berhasil dikirim sebelum komunikasi terputus. Beberapa pesan terakhir hanya menyebut adanya makhluk asing di dalam modul hunian, suara benturan dari lorong servis, dan perintah darurat untuk menutup beberapa sektor.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Caelith secara umum dianggap hancur dan tidak layak tinggal, tetapi masih ada kemungkinan beberapa modul tertutup menyimpan penyintas, data lama, persediaan, mayat beku, atau sesuatu yang belum pernah teridentifikasi oleh manusia Terra.
Caelith kemudian dikenal sebagai salah satu reruntuhan orbit paling berbahaya di atas Terra.
Koloni Singgah Asterion
Koloni Singgah Asterion adalah permukiman kecil dan fasilitas singgah yang berada di sekitar jalur menuju Gerbang Relai Areska.
Sebelum Sangkala Purba, Asterion berfungsi sebagai tempat tinggal teknisi, pos singgah awak kapal, gudang suplai, fasilitas perawatan, pusat kontrol pendukung, dan area istirahat sebelum kapal melanjutkan perjalanan melalui Gerbang Relai Areska.
Asterion lebih kecil daripada Koloni Orbit Caelith dan tidak dirancang sebagai kota orbit besar. Fungsinya lebih dekat sebagai permukiman kerja dan fasilitas pendukung relai.
Kondisi terakhir diketahui:
Asterion terkena dampak meteor dan kerusakan sistem. Banyak modul rusak, sebagian koloni kehilangan tekanan udara, dan banyak korban dilaporkan sebelum kontak terputus.
Beberapa laporan menyebut adanya kepanikan besar setelah Gerbang Relai Areska mengalami kerusakan. Sebagian penduduk mencoba mengungsi ke kapal kecil, tetapi nasib mereka tidak diketahui.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Asterion dianggap terbengkalai, tetapi kemungkinan masih menyimpan data relai, perlengkapan teknis, dan catatan terakhir awak koloni.
Gerbang Relai Areska
Gerbang Relai Areska adalah struktur antariksa raksasa yang dibangun sebagai penghubung cepat menuju Planet Areska.
Berbeda dari Koloni Orbit Caelith, Gerbang Relai Areska bukan kota hunian. Struktur ini lebih mirip gerbang lompatan, relai ruang, atau fasilitas pembuka koridor perjalanan antariksa. Fungsinya adalah mempercepat kapal luar angkasa agar dapat mencapai Areska tanpa menempuh perjalanan normal yang terlalu lama.
Pada masa puncak Zaman Futuristik, Gerbang Relai Areska menjadi salah satu teknologi paling penting dalam ekspansi antariksa manusia. Kapal yang ingin menuju Areska akan melewati proses penguncian koordinat, stabilisasi ruang, perhitungan jalur, dan pembukaan koridor ruang buatan.
Kondisi terakhir diketahui:
Gerbang Relai Areska terkena pecahan meteor dan mengalami kerusakan pada beberapa cincin, panel energi, sistem stabilisasi, dan menara pengarah. Struktur ini tidak hancur total, tetapi tidak lagi berfungsi normal.
Koloni kecil di sekitar relai mengalami korban besar akibat benturan asteroid dan kegagalan sistem pendukung. Beberapa laporan menyatakan bahwa fasilitas relai ditinggalkan dalam keadaan darurat.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Gerbang Relai Areska mungkin masih dapat diperbaiki, tetapi membutuhkan teknologi tinggi, data lama, material khusus, tenaga ahli, dan akses antariksa yang pada Zaman Liraya hampir mustahil dilakukan.
Gerbang Relai Areska kemudian menjadi salah satu reruntuhan strategis paling penting di luar Terra.
Planet Areska
Areska adalah planet luar Terra yang pernah menjadi tujuan kolonisasi awal manusia pada akhir Zaman Futuristik.
Sebelum Sangkala Purba, Areska menjadi proyek besar manusia Terra. Planet ini belum sepenuhnya menjadi dunia baru yang stabil, tetapi sudah memiliki fasilitas awal, kubah koloni, pangkalan penelitian, sistem pendukung kehidupan, pusat logistik, dan jalur suplai dari Terra.
Kondisi terakhir diketahui:
Kontak terakhir dengan Areska menunjukkan kerusakan besar, kemunculan monster, dan dampak dari hujan meteor. Koloni manusia di Areska mengalami krisis berat sebelum komunikasi terputus.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Tidak ada data pasti apakah koloni manusia di Areska masih bertahan, jatuh, berpindah, atau berubah menjadi komunitas terisolasi.
Bagi manusia Terra, Areska berubah dari simbol masa depan menjadi wilayah jauh yang hampir mustahil dijangkau.
Wilayah Baru dan Misterius
Wilayah baru dan misterius adalah kawasan yang muncul, berubah, atau baru diketahui setelah Sangkala Purba. Tidak semua wilayah benar-benar baru secara geologis. Beberapa mungkin sudah ada sejak lama, tetapi tersembunyi oleh anomali, tidak tercatat dalam peta umum, atau baru terlihat setelah dunia berubah.
Wilayah-wilayah ini menjadi sumber ekspedisi, misteri, monster, ras lain, reruntuhan, dan konflik besar pada Zaman Liraya.
Nivareth
Nivareth adalah benua atau pulau besar misterius yang muncul dalam catatan geografi baru Terra setelah Sangkala Purba.
Keberadaan Nivareth belum sepenuhnya dipahami. Sebagian peneliti menganggapnya sebagai daratan baru yang muncul akibat perubahan geografi besar. Sebagian lain menduga Nivareth sudah ada sejak lama, tetapi tertutup oleh anomali, kabut ruang, gangguan Arka, atau fenomena yang membuatnya tidak terdeteksi oleh satelit dan peta dunia lama.
Kondisi terakhir diketahui:
Tidak ada negara lama yang tercatat di Nivareth. Tidak ada jalur aman yang diketahui.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Nivareth dianggap sebagai wilayah misterius yang belum pernah dipetakan penuh.
Hutan Raksasa Andaluz
Hutan Raksasa Andaluz adalah kawasan hutan tropis sangat luas yang menjadi salah satu ekosistem terbesar di Terra.
Setelah Sangkala Purba, wilayah ini berubah menjadi hutan Arka liar. Tumbuhan tumbuh lebih cepat, monster hutan bermigrasi, kabut biologis muncul, dan beberapa laporan menyebut adanya makhluk asing yang bergerak di pedalaman.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa ekspedisi hilang. Jalur lama tertutup vegetasi.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Hutan ini dianggap belum dipetakan ulang.
Gurun Sahravand
Gurun Sahravand adalah gurun besar yang telah ada sejak dunia lama, tetapi menjadi jauh lebih berbahaya setelah Sangkala Purba.
Badai pasir Arka, panas ekstrem, reruntuhan kota bawah pasir, monster gurun, dan hilangnya jalur oasis membuat wilayah ini sulit dilewati.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa jalur karavan dan jalur energi berhenti berfungsi.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Sebagian oasis mungkin masih dihuni, tetapi tidak ada peta baru yang dapat dipercaya.
Laut Retakan
Laut Retakan adalah kawasan laut yang mengalami distorsi besar setelah Sangkala Purba.
Di wilayah ini, arus laut berubah, badai Arka sering muncul, kapal hilang, monster laut bergerak dalam pola tidak normal, dan beberapa area seperti terpotong oleh ruang yang tidak stabil.
Kondisi terakhir diketahui:
Banyak kapal tidak kembali. Komunikasi laut sering gagal sebelum Ambang Komunikasi.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Laut Retakan dianggap sangat berbahaya.
Zona Pulau Hilang
Zona Pulau Hilang adalah kawasan laut yang kadang menunjukkan kemunculan pulau, reruntuhan, atau daratan kecil yang tidak selalu muncul di peta.
Pulau-pulau di zona ini dapat hilang dari pengamatan, berpindah posisi, tertutup kabut Arka, atau hanya terlihat dalam kondisi tertentu.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa ekspedisi laut melaporkan pulau yang tidak ada di peta lama.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Zona ini menjadi salah satu misteri besar laut Terra.
Palung Nareth
Palung Nareth adalah palung laut terdalam yang belum pernah sepenuhnya dijelajahi manusia.
Setelah Sangkala Purba, palung ini menjadi sumber kemunculan monster laut kelas tinggi dan fenomena tekanan Arka.
Kondisi terakhir diketahui:
Sensor laut dalam mencatat pergerakan besar dari kedalaman.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Palung Nareth dianggap sebagai wilayah yang sangat berbahaya dan hampir mustahil dijelajahi.
Pegunungan Caelvaris
Pegunungan Caelvaris adalah rangkaian pegunungan besar yang menjadi batas alam beberapa wilayah barat-tengah.
Setelah Sangkala Purba, beberapa puncak mengalami anomali cuaca, salju Arka, longsor besar, dan kemunculan monster batu.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa jalur gunung tertutup. Benteng kecil dan pos penelitian hilang kontak.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Pegunungan ini mungkin menyimpan banyak reruntuhan dan komunitas terisolasi.
Kutub Iskaryn
Kutub Iskaryn adalah kawasan es abadi dan penelitian utara.
Setelah Sangkala Purba, sebagian es mencair, sebagian membeku lebih ekstrem, dan beberapa fasilitas penelitian lama hilang kontak. Fenomena Arka kutub mulai muncul dalam laporan terakhir.
Kondisi terakhir diketahui:
Fasilitas penelitian mengirim laporan tentang perubahan es, cahaya aneh, dan makhluk tidak dikenal.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Kutub Iskaryn dianggap sebagai salah satu wilayah paling misterius di Terra.
Padang Beku Varyesk
Padang Beku Varyesk adalah daratan utara yang luas, dingin, kosong, dan sulit dihuni.
Setelah Sangkala Purba, wilayah ini dipenuhi kota mati, fasilitas militer tertutup, radiasi lama, monster salju, dan badai es Arka.
Kondisi terakhir diketahui:
Banyak kota utara kehilangan kontak.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Beberapa bunker mungkin masih aktif.
Cincin Api Mikazuru
Cincin Api Mikazuru adalah zona kepulauan vulkanik di timur Terra.
Gempa, tsunami, gunung api, monster laut, dan retakan Arka membuat wilayah ini menjadi salah satu kawasan paling tidak stabil.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa gunung meletus secara tidak normal dan beberapa pulau mengalami tsunami besar.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Kondisi setiap pulau berbeda dan tidak dapat dipastikan.
Laut Dalam Tavaru
Laut Dalam Tavaru adalah kawasan laut luas di sekitar kepulauan Tavaru.
Setelah Sangkala Purba, laut ini menjadi sulit dilalui karena monster laut, badai Arka, pulau kecil yang berubah, dan jalur pelayaran yang tidak lagi aman.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa pelabuhan masih aktif, tetapi perjalanan laut semakin dibatasi.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Pulau-pulau jauh Tavaru harus dipastikan melalui ekspedisi langsung.
Reruntuhan Kota Langit
Reruntuhan Kota Langit adalah sisa kota orbit, kapal besar, atau struktur antariksa yang jatuh ke permukaan Terra setelah bencana orbit.
Beberapa bagian jatuh di laut, beberapa di gurun, beberapa di hutan, dan beberapa menjadi dungeon logam raksasa.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa titik jatuh tercatat sebelum komunikasi runtuh.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Reruntuhan ini dianggap berbahaya, tetapi juga bernilai tinggi karena menyimpan teknologi lama.
Kawasan Abu Nuklir
Kawasan Abu Nuklir adalah wilayah yang masih menyimpan dampak perang nuklir lama sebelum Sangkala Purba.
Tidak semua wilayah ini mematikan, tetapi beberapa area tetap berbahaya karena radiasi, tanah mati, mutasi, fasilitas perang lama, dan monster yang beradaptasi dengan lingkungan ekstrem.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa kawasan lama kembali aktif secara aneh setelah Arka muncul.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Wilayah ini biasanya dihindari kecuali oleh ekspedisi khusus.
Zona Badai Arka
Zona Badai Arka adalah wilayah yang sering dilanda badai energi Arka.
Badai Arka dapat merusak alat, mengubah medan, memicu mutasi monster, mengganggu tubuh manusia, dan menciptakan fenomena aneh.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa zona badai tercatat berpindah dan tidak selalu tetap.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Zona ini sulit dipetakan karena sifatnya tidak stabil.
Lembah Senyap
Lembah Senyap adalah lembah besar yang membuat suara, sinyal, dan aliran Arka melemah.
Wilayah seperti ini sering dikaitkan dengan penyembunyian ras lain, reruntuhan kuno, atau monster yang berburu tanpa suara.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa laporan menyebut alat komunikasi mati total saat memasuki lembah.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Lembah Senyap dianggap misterius dan berbahaya.
Dataran Tulang
Dataran Tulang adalah dataran luas yang dipenuhi sisa monster raksasa, bangkai perang, atau fosil makhluk lama.
Setelah Sangkala Purba, beberapa tulang raksasa mulai memancarkan Arka dan menarik monster pemakan bangkai.
Kondisi terakhir diketahui:
Ekspedisi awal menemukan sisa makhluk berukuran sangat besar.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Dataran Tulang dianggap sebagai wilayah abnormal.
Hutan Kaca
Hutan Kaca adalah wilayah yang terbentuk dari vegetasi membatu atau mengkristal akibat ledakan Arka.
Tempat ini indah, tetapi berbahaya karena pecahan kristal, pantulan energi, monster transparan, dan medan yang mudah melukai penjelajah.
Kondisi terakhir diketahui:
Hutan ini tercatat muncul setelah ledakan energi besar.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Hutan Kaca menjadi salah satu wilayah alam abnormal Terra.
Laut Bintang Jatuh
Laut Bintang Jatuh adalah wilayah laut tempat banyak meteor, satelit, kapal orbit, dan pecahan struktur antariksa jatuh setelah bencana langit.
Di dasar lautnya mungkin terdapat logam luar angkasa, data lama, reruntuhan orbit, dan monster laut yang berubah akibat material asing.
Kondisi terakhir diketahui:
Banyak benda orbit jatuh di kawasan ini.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Wilayah ini berbahaya, tetapi sangat bernilai bagi pihak yang mencari material langka.
Laut Hitam Orkhadan
Laut Hitam Orkhadan adalah kawasan air luas yang berubah warna setelah Sangkala Purba.
Airnya menjadi gelap, arusnya tidak stabil, dan beberapa monster air aneh mulai muncul di sekitarnya.
Kondisi terakhir diketahui:
Permukiman sekitar mulai ditinggalkan.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Laut ini menjadi salah satu misteri lokal Orkhadan.
Rimba Selatan Kairava
Rimba Selatan Kairava adalah kawasan hutan dan sabana luas di selatan Terra.
Wilayah ini menjadi tempat migrasi monster besar, kelompok penyintas, reruntuhan fasilitas lama, dan jalur alam yang sulit dikendalikan.
Kondisi terakhir diketahui:
Beberapa jalur pangan terputus dan monster besar terlihat bergerak ke arah utara.
Kondisi setelah Ambang Komunikasi:
Tidak diketahui. Rimba Selatan Kairava mungkin menjadi wilayah penting bagi komunitas penyintas.
Ringkasan Kondisi Wilayah Zaman Liraya
Pada Zaman Liraya, wilayah Terra dan luar Terra tidak lagi dapat dipahami seperti masa sebelumnya.
Negara lama masih ada dalam nama, tetapi batasnya melemah. Kota besar masih bertahan di beberapa tempat, tetapi banyak distrik menjadi reruntuhan. Laut masih ada sebagai jalur alami, tetapi monster laut dan badai Arka membuatnya sulit dilalui. Langit tidak lagi sepenuhnya dapat dikuasai manusia. Orbit Terra berubah menjadi kuburan fasilitas antariksa.
Benua barat banyak mengalami kehancuran akibat hantaman meteor. Banyak wilayahnya berubah menjadi reruntuhan dan kawasan monster. Benua timur banyak berubah menjadi kawasan monster karena kepadatan kota, retakan Sangkala, fasilitas bawah tanah, jalur energi lama, dan kegagalan evakuasi. Wilayah kepulauan terisolasi karena laut yang berbahaya. Wilayah hutan dan pedalaman menjadi semakin liar. Wilayah kutub, gurun, gunung, dan laut dalam menyimpan banyak anomali yang belum dipahami.
Bulan Terra rusak parah, tetapi manusia di sana masih berjuang pada kontak terakhir. Koloni Orbit Caelith rusak berat dan mengalami kemunculan monster sebelum komunikasi terputus. Koloni Singgah Asterion mengalami korban besar. Gerbang Relai Areska rusak, tetapi tidak hancur total. Areska putus kontak setelah diketahui mengalami kerusakan dan kemunculan monster.
Setelah Ambang Komunikasi, semua informasi menjadi tidak pasti.
Zaman Liraya bukan hanya masa kehancuran negara. Zaman ini adalah masa ketika seluruh peta manusia runtuh, baik di darat, laut, langit, orbit, bulan, maupun planet luar.

