WIKI DB

WIKI DB

Did You Know?

Advanced visual search system powered by Ajax

Kelas Ancaman Monster

Estimated reading: 8 minutes 3 views

Kelas Ancaman Monster adalah sistem formal yang digunakan untuk menilai tingkat bahaya monster di Era Baru Terra. Sistem ini dipakai oleh Militer Nasional, Serikat, KGT, peneliti, dan pemerintah untuk menentukan tingkat ancaman, jumlah personel yang dibutuhkan, serta bentuk respons yang harus dilakukan.

Kelas Ancaman Monster bukan hanya ukuran kekuatan fisik. Penilaian juga mempertimbangkan kecerdasan, agresivitas, ukuran tubuh, kemampuan Arka, daya tahan, jumlah, habitat, perilaku, kecepatan berkembang biak, dan risiko terhadap masyarakat.

Sistem ini dibuat agar penanganan monster tidak bergantung pada dugaan kasar. Dengan adanya kelas ancaman, setiap laporan dapat diterjemahkan menjadi standar operasi yang lebih jelas.

Fungsi Kelas Ancaman

Kelas Ancaman Monster digunakan untuk:

  • Menilai bahaya monster terhadap manusia dan wilayah.
  • Menentukan jumlah personel minimal untuk penanganan.
  • Menentukan apakah ancaman harus ditangani Serikat, Militer Nasional, KGT, atau operasi gabungan.
  • Menentukan status darurat suatu wilayah.
  • Menentukan izin kontrak Serikat.
  • Menentukan kebutuhan evakuasi penduduk.
  • Membantu penelitian dan pencatatan spesies monster.
  • Menghindari pengiriman personel di bawah standar.

Kelas Ancaman tidak menjamin hasil pertempuran. Sistem ini hanya menjadi standar resmi untuk memperkirakan risiko.

Skala Kelas Ancaman

Kelas Ancaman Monster menggunakan urutan sebagai berikut:

F, E, D, C, B, A, S, SS, dan SSS.

Semakin tinggi kelasnya, semakin besar bahaya yang ditimbulkan monster tersebut.

Kelas F

Kelas F adalah tingkat ancaman paling rendah.

Monster kelas ini biasanya tidak berbahaya bagi manusia terlatih dan dapat dikendalikan dengan mudah. Beberapa monster kelas F dapat hidup dekat dengan permukiman, dijadikan ternak, peliharaan, atau objek penelitian dasar.

Namun, kelas F tetap dikategorikan sebagai monster jika memiliki perubahan biologis, pengaruh Arka, atau sifat khusus yang membedakannya dari hewan biasa.

Kelas E

Kelas E adalah monster rendah yang dapat membahayakan warga biasa.

Monster kelas ini biasanya tidak menjadi ancaman besar bagi anggota Serikat atau Militer yang terlatih, tetapi tetap berbahaya bagi penduduk tanpa perlindungan. Kelas E sering muncul di pinggir desa, ladang, hutan ringan, jalur kecil, atau wilayah yang baru mulai terganggu.

Monster E normal membutuhkan penanganan tim kecil.

Kelas D

Kelas D adalah monster rendah-menengah yang dapat membunuh kelompok warga tidak terlatih.

Monster kelas ini mulai membutuhkan penanganan resmi dari Serikat atau Militer. Mereka biasanya memiliki kekuatan fisik lebih tinggi, naluri berburu lebih agresif, atau kemampuan khusus yang membuatnya berbahaya jika dibiarkan.

Monster D dapat mengganggu jalur perjalanan, menyerang ternak, membahayakan desa kecil, atau membuat wilayah tertentu tidak aman.

Kelas C

Kelas C adalah monster menengah yang menjadi ancaman serius bagi desa, pos luar, atau regu lemah.

Monster kelas ini biasanya membutuhkan petugas berpengalaman. Mereka dapat memiliki tubuh kuat, gerakan cepat, kemampuan Arka ringan, kecerdasan berburu, atau daya tahan tinggi.

Monster C sering menjadi batas awal ancaman yang tidak boleh ditangani sembarangan oleh pemula.

Kelas B

Kelas B adalah monster kuat yang dapat menghancurkan permukiman kecil atau membuat jalur strategis lumpuh.

Monster kelas ini biasanya membutuhkan anggota Serikat atau Militer tingkat tinggi. Mereka dapat memiliki kemampuan tempur besar, tubuh sangat kuat, pertahanan alami tinggi, kemampuan Arka berbahaya, atau kecerdasan taktis sederhana.

Kelas B sering menjadi ancaman besar bagi wilayah pinggiran, pos militer kecil, atau ekspedisi biasa.

Kelas A

Kelas A adalah monster berbahaya tingkat tinggi yang dapat mengancam kota kecil, fasilitas penting, atau wilayah luas.

Monster kelas ini tidak boleh ditangani oleh regu biasa. Penanganannya membutuhkan personel elite, organisasi besar, Militer Nasional, atau operasi gabungan.

Monster kelas A dapat memicu evakuasi wilayah, penutupan jalur, atau status darurat lokal.

Kelas S

Kelas S adalah monster bencana regional.

Monster kelas ini dapat mengancam kota besar, jalur utama, wilayah strategis, atau banyak permukiman sekaligus. Penanganannya biasanya membutuhkan operasi besar yang melibatkan Militer Nasional, Serikat tingkat tinggi, dan kadang KGT jika ancamannya berkaitan dengan wilayah luas atau rahasia lama.

Monster kelas S sangat jarang, tetapi kemunculannya dapat mengubah kondisi politik dan keamanan suatu wilayah.

Kelas SS

Kelas SS adalah monster katastrofik yang dapat mengancam banyak wilayah atau satu negara.

Monster kelas ini tidak dianggap sebagai masalah lokal. Kemunculannya dapat memicu operasi nasional, evakuasi besar, penutupan wilayah, dan keterlibatan banyak lembaga.

Monster kelas SS biasanya hanya dapat ditangani oleh kekuatan tingkat tinggi, operasi gabungan, atau personel luar biasa.

Kelas SSS

Kelas SSS adalah tingkat ancaman tertinggi dalam skala formal umum.

Monster kelas ini dapat dianggap sebagai ancaman nasional atau lintas negara. Penanganannya tidak menggunakan standar biasa, karena satu kesalahan dapat menyebabkan kehancuran wilayah besar.

Kelas SSS biasanya membutuhkan operasi khusus, kekuatan tingkat puncak, dukungan strategis, dan persetujuan lembaga besar.

Kelas Khusus L dan M

Di luar skala umum, terdapat kelas khusus yang sangat jarang digunakan:

  • L: Kelas Legenda.
  • M: Kelas Mitos.

Kelas ini digunakan untuk makhluk atau monster yang tidak cocok dinilai dengan standar F sampai SSS.

Kelas L biasanya merujuk pada makhluk legenda yang sangat kuat, langka, dan memiliki dampak besar terhadap wilayah luas.

Kelas M biasanya merujuk pada makhluk mitos atau entitas yang kekuatan, kecerdasan, dan pengaruhnya berada di luar standar penilaian normal.

Kelas L dan M tidak dipakai untuk monster umum. Kelas ini hanya digunakan dalam kasus luar biasa, legenda lama, makhluk purba, atau ancaman yang tidak bisa dinilai dengan prosedur biasa.

Varian Kelas

Setiap kelas monster dapat memiliki tiga bentuk varian:

  • Varian lemah (-)
  • Varian normal
  • Varian kuat (+)

Contoh:

  • E- adalah monster kelas E varian lemah.
  • E adalah monster kelas E normal.
  • E+ adalah monster kelas E varian kuat.

Varian Lemah (-)

Tanda menunjukkan bahwa monster berada di bawah standar normal kelasnya.

Penyebabnya dapat berupa:

  • belum dewasa,
  • terluka,
  • ukuran lebih kecil,
  • mutasi tidak sempurna,
  • kemampuan Arka lemah,
  • kondisi tubuh buruk,
  • atau daya serang lebih rendah dari standar kelasnya.

Monster varian lemah tetap berbahaya, tetapi standar penanganannya lebih rendah dibanding varian normal.

Varian Normal

Monster tanpa tanda adalah varian normal.

Varian normal mengikuti standar umum kelasnya. Jika laporan hanya menyebut monster E, D, C, atau kelas lain tanpa tanda tambahan, maka monster tersebut dianggap sebagai varian normal.

Varian Kuat (+)

Tanda + menunjukkan bahwa monster berada di atas standar normal kelasnya.

Penyebabnya dapat berupa:

  • mutasi,
  • kecerdasan lebih tinggi,
  • ukuran lebih besar,
  • agresivitas ekstrem,
  • kemampuan Arka tambahan,
  • daya tahan tidak normal,
  • atau perilaku taktis yang membuatnya lebih berbahaya.

Monster varian + biasanya diperlakukan seperti ancaman mendekati satu kelas di atasnya.

Standar Penanganan Monster Normal

Untuk monster kelas normal, standar dasar penanganannya adalah:

4 orang dengan peringkat setara, atau 2 orang satu tingkat di atasnya.

Contoh:

Kelas MonsterMinimal SetaraMinimal Satu Tingkat di Atas
E4 E2 D
D4 D2 C
C4 C2 B
B4 B2 A
A4 A2 S
S4 S2 SS
SS4 SS2 SSS
SSSTidak memakai standar biasaOperasi khusus

Standar ini berlaku untuk satu monster normal dalam kondisi medan yang tidak terlalu merugikan.

Jika medan buruk, monster berkelompok, ada warga sipil, atau terdapat fenomena Arka, jumlah personel dapat ditingkatkan.

Standar Penanganan Varian Lemah

Monster varian dapat ditangani dengan standar lebih rendah.

Aturan umumnya adalah:

2 orang setara, atau 1 orang satu tingkat di atasnya.

Contoh:

Kelas MonsterMinimal Penanganan
E-2 E atau 1 D
D-2 D atau 1 C
C-2 C atau 1 B
B-2 B atau 1 A
A-2 A atau 1 S
S-2 S atau 1 SS
SS-2 SS atau 1 SSS

Standar ini tidak berlaku jika monster berada di medan yang sangat menguntungkan baginya atau jika terdapat ancaman tambahan.

Standar Penanganan Varian Kuat

Monster varian + diperlakukan seperti ancaman satu kelas di atasnya.

Contoh:

Kelas MonsterStandar Penanganan
E+4 D atau 2 C
D+4 C atau 2 B
C+4 B atau 2 A
B+4 A atau 2 S
A+4 S atau 2 SS
S+4 SS atau 2 SSS
SS+Operasi khusus tingkat SSS
SSS+Evaluasi ulang, dapat masuk kelas khusus

Monster varian + tidak selalu secara resmi naik kelas, tetapi standar penanganannya dinaikkan karena risikonya lebih besar dari varian normal.

Faktor yang Dapat Menaikkan Ancaman

Kelas monster dapat dinaikkan atau diperlakukan lebih berbahaya jika terdapat faktor tambahan.

Faktor tersebut meliputi:

  • Monster muncul dalam kelompok.
  • Monster melindungi sarang.
  • Monster berada di medan yang menguntungkan.
  • Monster memiliki kecerdasan tinggi.
  • Monster dapat menggunakan Arka.
  • Monster memiliki kemampuan regenerasi.
  • Monster menyerang wilayah penduduk.
  • Monster berada dekat fasilitas penting.
  • Monster memicu fenomena Arka.
  • Monster mampu memanggil atau mengendalikan monster lain.

Karena itu, kelas ancaman bukan hanya soal satu monster secara terpisah, tetapi juga kondisi kemunculannya.

Penilaian Ulang

Kelas Ancaman Monster dapat berubah setelah informasi baru ditemukan.

Penilaian ulang dapat dilakukan jika:

  • monster menunjukkan kemampuan baru,
  • jumlah monster lebih banyak dari laporan awal,
  • monster berevolusi,
  • monster menunjukkan kecerdasan tidak biasa,
  • monster memiliki hubungan dengan fenomena Arka,
  • korban dan kerusakan lebih besar dari perkiraan,
  • atau laporan lapangan berbeda dari klasifikasi awal.

Serikat, Militer Nasional, peneliti, atau KGT dapat mengajukan penilaian ulang sesuai prosedur wilayah.

Hubungan dengan Serikat dan Militer

Serikat biasanya menangani monster di wilayah luar, jalur eksplorasi, zona liar, hutan, reruntuhan, dan daerah yang belum stabil.

Militer Nasional menangani monster yang masuk ke wilayah resmi negara, menyerang penduduk, mengancam kota, merusak fasilitas penting, atau menjadi ancaman keamanan nasional.

KGT dapat terlibat jika monster memiliki kelas sangat tinggi, berkaitan dengan Sangkala Purba, mengancam banyak wilayah, atau memiliki hubungan dengan rahasia Dunia Lama.

Secara umum:

  • F–E: Ancaman ringan, dapat ditangani petugas rendah atau Serikat lokal.
  • D–C: Ancaman lapangan, membutuhkan anggota berpengalaman.
  • B–A: Ancaman besar, dapat membutuhkan organisasi Serikat, Militer, atau operasi gabungan.
  • S–SS: Ancaman wilayah besar atau nasional.
  • SSS: Ancaman besar yang membutuhkan operasi khusus.
  • L–M: Ancaman luar biasa yang tidak dinilai dengan prosedur umum.

Catatan

Kelas Ancaman Monster adalah alat penilaian, bukan kepastian hasil pertempuran.

Monster dengan kelas rendah tetap dapat membunuh jika diremehkan. Monster dengan kelas tinggi tetap dapat dikalahkan jika medan, strategi, informasi, dan kerja sama berada di pihak manusia.

Sistem ini dibuat agar Militer Nasional, Serikat, KGT, dan masyarakat memiliki bahasa yang sama dalam memahami bahaya monster di Era Baru Terra.

Leave a Comment

Bagikan Dokumen

Kelas Ancaman Monster

Atau salin tautan

ISI